Pesan hidup

BAGAIMANA TAKTIK DAN TEKNIK INVESTIGASI.? KLIK PADA LABEL

Selasa, 28 Februari 2012

Angin puting beliung di Indonesia

Angin puting beliung Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan puting beliung yang terjadi di sejumlah daerah merupakan tornado kecil, yaitu skala F0 - F1 pada skala Fujita, yang memiliki daya rusak rendah dibanding di wilayah lintang tinggi dengan daya rusak terparah hingga skala F5.

Puting beliung umumnya terjadi pada musim pancaroba dan musim hujan, dengan waktu kejadian antara siang dan menjelang malam hari. Kondisi tersebut dikarenakan sinar matahari sebagai bahan bakar utamanya, secara maksimal diperoleh pada periode (frekuensi kejadian yang berkaitan dengan musim dan variasi harian penyinaran sinar matahari) tersebut.
Sampai saat ini, belum ditemukan metode untuk memprediksi kejadian puting beliung, hal ini dikarenakan waktu kejadian yang singkat yaitu sekitar tiga menit dan datangnya yang sangat tiba-tiba. Puting beliung memiliki sifat-sifat antara lain sangat lokal, luasnya berkisar 5-10 km, waktu terjadi singkat dan lebih sering terjadi pada peralihan musim (pancaroba).


Puting beliung juga bergerak secara garis lurus serta tidak bisa diprediksi secara spesifik, hanya bisa diprediksi 0.5 - 1 jam sebelum kejadian jika melihat atau merasakan tanda-tandanya dengan tingkat keakuratan kurang dari 50 persen. Selain itu, puting beliung hanya berasal dari awan Cumulonimbus (Cb) bukan dari pergerakan angin monsoon maupun pergerakan angin pada umumnya, tetapi tidak semua awan Cb menimbulkan puting beliung dan kemungkinannya kecil untuk terjadi kembali di tempat yang sama.

Indikasi akan terjadinya angin puting beliung bisa dirasakan dimana satu hari sebelumnya udara pada malam hari hingga pagi hari terasa panas dan gerah. Mulai pukul 10.00 pagi terlihat tumbuh awan Cumulus (awan putih berlapis-lapis), diantara awan tersebut ada satu jenis awan yang mempunyai batas tepinya sangat jelas berwarna abu-abu menjulang tinggi seperti bunga kol.

Tahap berikutnya awan tersebut akan cepat berubah warna menjadi abu-abu / hitam. Pepohonan disekitar tempat kita berdiri ada dahan atau ranting yang mulai bergoyang cepat. Terasa ada sentuhan udara dingin disekitar tempat kita berdiri. Biasanya hujan yang pertama kali turun adalah hujan deras tiba-tiba, apabila hujannya gerimis maka kejadian angin kencang jauh dari tempat kita. Jika 1-3 hari berturut-turut tidak ada hujan pada musim penghujan, maka ada kemungkinan hujan deras yang pertama kali turun diikuti angin kencang baik yang masuk dalam kategori puting beliung maupun yang tidak.

Sumber :" BMKG

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar